RESMI DITUTUP, 20 PESERTA PELATIHAN TENAGA TERAMPIL KONSTRUKSI LPK HARUM JAYA TERIMA SERTIFIKAT DAN SIAP BEKERJA DI LUAR NEGERI
BANDA ACEH – Seluruh rangkaian Program Pelatihan Vokasi Boarding System Tenaga Terampil Konstruksi Bangunan Gedung (180 JP / 23 Hari) secara resmi ditutup pada Selasa (03/11/2026) di Banda Aceh. Program strategis yang diselenggarakan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Harum Jaya bekerja sama dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh ini berhasil melahirkan lulusan berstandar global yang siap diserap pasar kerja luar negeri.
Kegiatan intensif yang berlangsung sejak Oktober 2026 tersebut diakhiri dengan pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sektor konstruksi. Uji kompetensi ini menjadi pembuktian bahwa 20 peserta yang mengikuti sistem pembinaan asrama (boarding system) selama 23 hari penuh benar-benar menguasai keterampilan teknis unggulan, berdisiplin tinggi, serta memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang diakui secara internasional.
Pada puncak acara penutupan, LPK Harum Jaya bersama BP3MI Aceh menyerahkan Sertifikat Pelatihan dan Sertifikat Kompetensi Kerja (BNSP) secara simbolis kepada para lulusan yang dinyatakan kompeten oleh tim Asesor Uji Kompetensi.
Keterbukaan Informasi dan Dokumentasi Digital Lengkap
Sebagai bentuk transparansi publik dan akuntabilitas penyelenggaraan program pelatihan, seluruh proses pelaksanaan pelatihan dari hari pertama hingga penutupan terdokumentasi secara utuh dan transparan. Masyarakat luas dapat melihat langsung seluruh dinamika kegiatan, mulai dari sesi teori di kelas, toolbox meeting, hingga praktik lapangan melalui kanal media sosial resmi LPK Harum Jaya di Instagram dan TikTok.
Unggahan dokumentasi tersebut menyajikan gambaran nyata mengenai kedisiplinan, proses pembelajaran berbasis kompetensi, serta transformasi keterampilan para peserta dari tahap awal hingga dinyatakan kompeten oleh tim penilai.
Mencetak Tenaga Terampil Sektor Konstruksi Siap Go Internasional
Dalam sambutannya, Direktur Eksekutif LPK Harum Jaya, Mansur S, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas ketahanan fisik, mental, serta kedisiplinan para peserta selama menempuh 180 Jam Pelajaran (JP). Beliau menegaskan bahwa seluruh alumni pelatihan kini diproyeksikan penuh untuk mengisi peluang kerja sektor konstruksi di luar negeri.
“Program pelatihan 180 JP ini dirancang khusus untuk memenuhi kualifikasi kerja internasional. Selain membekali peserta dengan keterampilan teknis (hard skills) seperti pasangan bata, plesteran, pembesian, hingga perakitan baja ringan dan atap, kami juga membentuk mentalitas, etika kerja, serta budaya K3 Konstruksi yang ketat. Penyerahan sertifikat kompetensi BNSP hari ini menjadi jaminan bahwa alumni LPK Harum Jaya adalah tenaga terampil yang siap kerja, berdaya saing global, dan siap ditempatkan di proyek-proyek konstruksi luar negeri,” tegas Mansur S.
Sinergi Strategis BP3MI Aceh dan LPK Harum Jaya dalam Penempatan Luar Negeri
Sementara itu, Siti Rolijah, selaku Kepala BP3MI Aceh menyambut positif keberhasilan pelatihan ini sebagai bentuk penguatan pelindungan dan penyiapan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) terampil di sektor jasa konstruksi.
“Sinergi antara BP3MI Aceh dan LPK Harum Jaya merupakan langkah konkret negara dalam memberikan pelindungan utama kepada pekerja migran melalui pembekalan kompetensi resmi dan legal. Sertifikat kompetensi kerja yang diserahkan hari ini adalah paspor kualifikasi industri di mata pemberi kerja luar negeri. BP3MI Aceh berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mengawal proses penempatan para lulusan terampil ini agar dapat bekerja secara aman, profesional, dan sejahtera di mancanegara,” ujar Siti Rolijah selaku Kepala BP3MI Aceh.
Rangkaian penutupan diakhiri dengan pelepasan tanda peserta secara simbolis, penyerahan berkas sertifikasi, serta sesi foto bersama jajaran manajemen LPK Harum Jaya, pejabat BP3MI Aceh, dan tim Asesor LSP. Dengan digenggamnya sertifikat kompetensi BNSP, seluruh alumni LPK Harum Jaya kini siap melangkah memasuki bursa kerja konstruksi internasional.